Presiden Trump memperingatkan kemungkinan korban tambahan di Amerika Serikat saat operasi militer gabungan AS-Israel, Operasi Epic Fury, terus berlangsung di Iran.
Trump menekankan bahwa serangan ini dilakukan untuk menghapus ancaman rezim Iran yang dipersenjatai rudal jarak jauh dan senjata nuklir.
Pidato Trump dan Dukungan bagi Korban
Dikutip dari CBS News, Trump dalam pidato video menyampaikan duka cita bagi patriot Amerika yang gugur selama Operasi Epic Fury dan menyampaikan doa untuk kesembuhan mereka yang terluka.
“Kami berdoa untuk kesembuhan total bagi mereka yang terluka dan menyampaikan rasa terima kasih yang abadi kepada keluarga para korban,” kata Trump.
Korban Militer AS
Komando Pusat AS mengonfirmasi bahwa tiga anggota militer tewas dalam operasi ini, meski lokasi spesifik tidak disebutkan.
Trump menegaskan bahwa Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan tegas terhadap pihak-pihak yang menyerang, dan Ia menekankan bahwa operasi militer terus berlangsung
“dengan kekuatan penuh” hingga tujuan tercapai.
Serangan Besar-besaran Terhadap Infrastruktur Iran
Presiden Trump menyebut operasi militer ini sebagai salah satu serangan terbesar dan paling kompleks dalam sejarah dunia.
Serangan menargetkan ratusan sasaran di Iran, termasuk fasilitas Garda Revolusi Iran, sistem pertahanan udara, sembilan kapal, dan pangkalan angkatan laut, semuanya terjadi dalam hitungan menit.
Serangan ini juga menewaskan Ayatollah Khamenei dan pejabat senior Iran lainnya.
Kemungkinan Penerus Khamenei dan Transisi Iran
Belum jelas siapa yang akan memimpin Iran ke depan, karena Khamenei tidak memiliki penerus resmi.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa dewan kepemimpinan sementara telah dibentuk.
Sementara itu, Trump mendorong rakyat Iran untuk menggulingkan rezim, menegaskan bahwa ribuan orang telah merayakan kematian Khamenei dan beberapa komando militer Iran ingin menyerah demi menyelamatkan nyawa.
Reaksi Iran terhadap Serangan
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa kemampuan militer Iran tetap utuh setelah serangan.
Ia menekankan bahwa meskipun beberapa komandan tewas, mereka segera digantikan, dan Iran dapat melanjutkan pembalasan dalam waktu singkat.
Ancaman Terhadap Amerika dan Israel
Trump memperingatkan bahwa rezim Iran yang dipersenjatai rudal jarak jauh dan senjata nuklir merupakan ancaman besar bagi warga Amerika dan Israel.
Ia menegaskan bahwa kelompok ekstremis ini telah menyerang Amerika selama hampir 50 tahun dan merupakan sponsor teror nomor satu di dunia.
Trump menyerukan Garda Revolusi dan polisi militer Iran untuk menyerah demi keselamatan dan kekebalan penuh.
Dukungan Amerika kepada Rakyat Iran
Presiden menekankan dukungan AS kepada rakyat Iran yang mendambakan kebebasan:
“Saya sekali lagi mendesak semua patriot untuk menjadi berani, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda.”
Trump menutup pidatonya dengan janji dukungan penuh bagi rakyat Iran dan berdoa agar Tuhan memberkati para pejuang dan Amerika Serikat.

Belum ada komentar