Wang Yi Dorong Iran Selesaikan Konflik Lewat Dialog

Wang Yi Dorong Iran dan Pihak Lain Selesaikan Konflik Lewat Dialog
Wang Yi Dorong Iran dan Pihak Lain Selesaikan Konflik Lewat Dialog. Foto: AFP
infoluar,

Menteri Luar Negeri Tiongkok menegaskan bahwa meski China tetap menjadi mitra penting Iran, Beijing “tidak mendukung” serangan Tehran terhadap negara-negara Teluk, dan mendorong upaya gencatan senjata di kawasan.

DIkutip dari ChannelNewsAsia, Dalam percakapan telepon Selasa (24/3/2026), Wang Yi menyarankan agar konflik diselesaikan melalui dialog, setelah Iran membantah klaim Donald Trump mengenai adanya negosiasi.

Ketegangan di Selat Hormuz

Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu krisis energi di Selat Hormuz, jalur pengiriman minyak global sebesar 20%.

Trump memperpanjang batas waktu lima hari bagi Iran untuk membuka kembali selat, sambil menegaskan adanya komunikasi dengan seorang pejabat tinggi Iran yang tidak disebut namanya.

Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan “tidak ada negosiasi” dan menuduh Trump mencoba “memanipulasi pasar keuangan dan minyak”.

China Dorong Perdamaian

Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi agar “semua pihak memanfaatkan setiap kesempatan dan jendela perdamaian untuk segera memulai proses pembicaraan damai”.

Araghchi menekankan bahwa kapal-kapal dapat “melintas dengan aman” kecuali milik negara-negara yang saat ini terlibat konflik. Ia juga menyatakan komitmen Iran untuk mengakhiri konflik secara menyeluruh, bukan hanya gencatan senjata sementara, dan berterima kasih atas bantuan kemanusiaan China.

Peran Diplomasi China dalam Krisis

Pembicaraan telepon ini dilakukan atas permintaan pihak Iran. Sebelumnya, Trump dijadwalkan mengunjungi Beijing bulan ini, tetapi menunda perjalanannya untuk menangani dampak perang dan mendorong China serta negara lain membantu membuka kembali Selat Hormuz.

China menegaskan posisinya sebagai mediator yang mendorong dialog dan gencatan senjata, sambil tetap menjadi mitra strategis bagi Iran dalam hal kerja sama ekonomi dan bantuan kemanusiaan.

Belum ada komentar