Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Tehran, Iran, awal Senin, menewaskan sedikitnya 3 orang dan melukai 7 lainnya, menurut laporan dari Palang Merah Iran.
Layanan darurat bekerja membersihkan reruntuhan bangunan residensial yang hancur akibat serangan. Video yang diposting Palang Merah Iran di media sosial menunjukkan para penyelamat mengevakuasi korban dari reruntuhan di beberapa lokasi, termasuk di kota Urmia, di mana satu jenazah berhasil ditemukan.
Trump Klaim Negosiasi dengan Iran
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Iran ingin “membuat kesepakatan” dan mengklaim bahwa utusan Amerika telah mengadakan pembicaraan dengan seorang pemimpin Iran yang dihormati, meskipun pejabat Iran membantah adanya negosiasi. Trump memperpanjang batas waktu bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz selama lima hari tambahan, dengan ancaman serangan jika gagal mematuhi.
Pernyataan Trump ini, yang diumumkan melalui platform Truth Social, berdampak langsung pada penurunan harga minyak dan mengguncang pasar saham global. Ia juga menyebut jika kesepakatan tercapai, Amerika Serikat akan mengambil uranium yang diperkaya oleh Iran, bahan yang krusial untuk program nuklir negara itu.
Perang dan Dampak Kemanusiaan
Perang yang dipicu oleh AS dan Israel telah menewaskan lebih dari 2.000 orang, mengguncang ekonomi global, dan mengganggu jalur penerbangan sibuk dunia. Serangan Iran juga menargetkan fasilitas energi Israel, sementara Hezbollah meluncurkan ratusan roket ke wilayah Israel dari Lebanon.
Pihak berwenang Lebanon menyebut serangan ini sebagai “pendahuluan invasi darat,” dan laporan PBB mencatat bangunan di markas UNIFIL di Naqoura terkena proyektil yang diduga dari Hezbollah. Hingga kini, serangan Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan membuat lebih dari satu juta orang mengungsi.
Upaya Diplomasi dan Mediasi Regional
Selain ancaman militer, diplomasi regional mulai dimainkan. Turki dan Mesir melaporkan telah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat, menjadi indikasi mediasi terkoordinasi pertama dari kekuatan regional. Inggris juga menyatakan mengetahui adanya pembicaraan antara AS dan Iran.
Meski ketegangan tinggi, para analis memperingatkan bahwa situasi ini berisiko mengganggu pasokan energi global dan meningkatkan harga minyak, yang berdampak langsung pada negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. Kenaikan harga energi telah memengaruhi jutaan orang dan sektor penting di kawasan tersebut.
Serangan di Tehran, Israel, dan Lebanon terus menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah Iran memperingatkan kemungkinan serangan balasan jika AS melancarkan serangan darat, sementara Trump belum menutup kemungkinan pengiriman pasukan darat, meski Israel siap berpartisipasi.

Belum ada komentar