Lenovo mengungkap perannya dalam mendukung operasional teknologi FIFA menjelang pelaksanaan FIFA World Cup 2026 melalui penyediaan Digital Workplace Solutions yang digunakan di berbagai lokasi penyelenggaraan turnamen.
Mengutip dari keterangan resmi Lenovo, keterlibatan perusahaan tersebut telah dimulai bahkan sebelum kemitraan dengan FIFA diumumkan secara resmi. Selama periode tersebut, Lenovo bekerja bersama FIFA untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan teknologi yang dapat didukung secara langsung.
Lenovo menyebut kerja sama tersebut bukan sekadar aktivitas promosi, melainkan kemitraan yang terintegrasi dalam operasional FIFA. Tim Lenovo terlibat dalam pengelolaan gudang di Zurich, Swiss, serta memberikan dukungan bagi pengguna di berbagai venue yang digunakan dalam kompetisi FIFA Club World Cup.
Di kantor pusat FIFA di Zurich dan sejumlah kantor global lainnya, Lenovo telah menerapkan sekaligus mengelola ekosistem perangkat yang mencakup workstation, laptop, tablet, hingga perangkat seluler.
Selain menyediakan perangkat keras, Lenovo juga membangun pusat pemenuhan khusus yang memungkinkan perangkat dikonfigurasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Dengan sistem tersebut, pengguna dapat langsung bekerja saat menerima perangkat, sementara pengelolaan inventaris menjadi lebih efisien.
Lenovo juga melakukan penataan ulang gudang FIFA di Zurich dengan mengintegrasikan sumber daya manusia dan proses operasional ke dalam sistem yang digunakan organisasi tersebut.
Menurut Lenovo, FIFA merupakan organisasi yang relatif kecil dari sisi struktur, namun memiliki jangkauan global yang sangat luas dan harus meningkatkan kapasitas operasional secara signifikan saat turnamen atau ajang besar berlangsung.
Perubahan pada sistem pergudangan disebut membantu FIFA mengelola inventaris secara lebih efektif sekaligus memastikan kebutuhan Digital Workplace dapat terpenuhi untuk mendukung operasional yang berjalan tanpa gangguan.
Lenovo menjelaskan bahwa tantangan terbesar muncul ketika stadion mulai dipersiapkan menjadi lokasi operasional beberapa pekan sebelum pertandingan pertama digelar.
Pada periode tersebut, berbagai pihak bekerja secara bersamaan di lokasi yang sama, mulai dari penyedia layanan, staf tim, pengelola venue, mitra global, hingga unsur keamanan.
Berbeda dengan implementasi teknologi di lingkungan korporasi, proses penyelenggaraan turnamen memiliki tenggat yang tidak dapat diundur.
Tahun ini, Lenovo menempatkan lebih dari 250 engineer di berbagai stadion. Selain itu, tim tambahan juga ditempatkan di pusat siaran, markas tim peserta, serta Technology Command Center (TCC) yang berada di Miami.
Secara keseluruhan, hampir 350 personel terlibat dalam mendukung operasional teknologi yang berkaitan dengan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026.
Lenovo menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya terbatas pada perangkat miliknya sendiri, melainkan mencakup seluruh lingkungan kerja pengguna agar dapat beroperasi tanpa hambatan.
Operasional tersebut dijalankan melalui kombinasi dukungan jarak jauh dan kehadiran tim di lokasi. Di Technology Command Center, tim Lenovo bekerja bersama berbagai tim teknologi lainnya untuk memantau performa jaringan, keamanan siber, serta berbagai persoalan yang muncul di lapangan secara real-time.
Menurut Lenovo, apabila terjadi gangguan, seluruh tim akan bekerja bersama untuk menyelesaikan masalah secepat mungkin.
Perusahaan itu menilai keberhasilan dukungan teknologi dalam ajang sebesar FIFA World Cup terlihat ketika seluruh sistem dapat berjalan tanpa menarik perhatian pengguna maupun penonton.
Dengan dukungan teknologi yang mencakup stadion, pusat siaran, hotel, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya, Lenovo menyebut Digital Workplace Solutions berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.

Belum ada komentar