Lenovo resmi bergabung dengan ABB FIA Formula E World Championship sebagai penyedia Augmented Reality (AR) dan konten digital untuk sisa musim 2025/26.
Kerja sama ini akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan komputasi canggih guna mendukung berbagai kebutuhan operasional Formula E, termasuk produksi siaran langsung, pengelolaan tayangan balap, serta peningkatan pengalaman penggemar di seluruh dunia.
Mengutip dari pengumuman resmi Formula E yang dirilis pada 27 Mei 2026, kolaborasi tersebut akan menjadi sarana untuk menguji penerapan AI dalam lingkungan balap yang berlangsung secara real-time dan melibatkan berbagai sistem teknologi yang kompleks.
Formula E menyebut teknologi Lenovo akan digunakan untuk membantu menyederhanakan proses produksi siaran, meningkatkan performa kamera onboard, serta menghadirkan pengalaman yang lebih imersif bagi penonton global. Kejuaraan balap mobil listrik tersebut memiliki audiens televisi kumulatif mencapai 561 juta penonton di seluruh dunia.
Sebagai kejuaraan dunia mobil listrik pertama yang berada di bawah naungan FIA, Formula E mengoperasikan berbagai teknologi yang harus berjalan secara bersamaan selama balapan berlangsung. Sistem tersebut mencakup kamera onboard, distribusi siaran internasional, hingga pengelolaan data dalam jumlah besar secara real-time.
Dalam kerja sama ini, Lenovo dan Formula E menyiapkan tiga proyek percontohan berbasis AI.
Program pertama adalah Immersive Connection, yang memanfaatkan platform xIQ milik Lenovo untuk menghadirkan pengalaman digital berbasis AI. Teknologi ini dirancang untuk menciptakan interaksi yang lebih alami, personal, dan mendalam bagi para penggemar.
Program kedua adalah AI Video Optimisation, yang akan membantu meningkatkan kualitas dan konsistensi tayangan dari kamera onboard melalui teknologi penyesuaian warna secara real-time pada 10 kamera yang terpasang di setiap mobil Formula E.
Sementara itu, program ketiga adalah AI AR Broadcast, yaitu penggunaan teknologi augmented reality berbasis AI dalam siaran langsung guna menghadirkan visual dan informasi balapan yang lebih dinamis kepada penonton di berbagai negara.
Chief Technology Officer Formula E, Dan Cherowbrier, mengatakan kemitraan ini membuka peluang baru dalam pemanfaatan teknologi canggih di dunia olahraga.
“Kemitraan dengan Lenovo ini merupakan langkah maju yang menarik dalam penerapan teknologi canggih untuk siaran maupun pengalaman penggemar kami. Formula E selalu menjadi wadah inovasi, dan bekerja sama dengan Lenovo memungkinkan kami mengeksplorasi AI dan komputasi canggih dalam lingkungan balap langsung, baik untuk meningkatkan performa kamera onboard, menciptakan pengalaman augmented reality yang lebih imersif, maupun menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan terhubung bagi para penggemar. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membantu kami menguji, mempelajari, dan mengembangkan solusi baru agar kami terus mendorong batas kemungkinan dalam olahraga serta tetap berada di garis depan kemajuan teknologi,” katanya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Solutions & Services Group Lenovo, Linda Yao, menilai organisasi olahraga saat ini menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk menghadirkan siaran berkualitas tinggi sekaligus pengalaman yang lebih menarik bagi penggemar.
“Organisasi olahraga saat ini dituntut melakukan lebih banyak hal daripada sebelumnya, menghadirkan siaran berkualitas lebih tinggi, menciptakan pengalaman penggemar yang lebih menarik, dan beroperasi secara efisien dalam skala global. Apa yang kami tunjukkan bersama Formula E adalah bagaimana tujuan tersebut dapat diwujudkan melalui AI untuk menyelesaikan tantangan nyata dalam lingkungan langsung yang berperforma tinggi. Mulai dari siaran yang ditingkatkan AI hingga pengalaman manusia digital yang imersif melalui platform xIQ Lenovo, Formula E menjadi tempat pengujian inovasi secara real-time,” ujar Linda.

Belum ada komentar