Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran pada Sabtu (11/7/2026) setelah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei diwarnai seruan terbuka yang menyerukan pembunuhan terhadap dirinya.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui akun Truth Social di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Trump menulis bahwa Amerika Serikat telah menyiapkan kekuatan militernya apabila Iran menjalankan ancaman yang ditujukan kepadanya.
“Seribu rudal telah siap diluncurkan dan diarahkan ke Republik Islam Iran, dengan ribuan lainnya akan segera menyusul apabila Pemerintah Iran menjalankan ancamannya,” tulis Trump.
Menurut Trump, pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas seruan untuk “membunuh atau mencoba membunuh” dirinya yang muncul selama prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam upacara pemakaman yang berlangsung di Mashhad, sejumlah pelayat terlihat membawa poster dan spanduk yang menyerukan pembunuhan terhadap Trump serta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Ali Khamenei dimakamkan pada Kamis (9/7/2026) setelah rangkaian prosesi penghormatan yang berlangsung selama beberapa hari di Iran dan Irak. Pemimpin Tertinggi Iran itu meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah menjadi korban serangan udara pada awal perang yang dimulai 28 Februari 2026.
Dalam unggahan yang sama, Trump juga menyatakan militer Amerika Serikat akan “menghancurkan dan memusnahkan seluruh wilayah Iran — Segala puji bagi Allah!”
Pernyataan tersebut kembali menambah ketegangan hubungan antara Washington dan Teheran yang masih dibayangi konflik bersenjata serta upaya diplomasi untuk meredakan situasi di kawasan Timur Tengah.

Belum ada komentar