Kebakaran Hutan di Spanyol Tewaskan 12 Orang, Puluhan Korban Masih Belum Ditemukan

Kebakaran Hutan di Spanyol Tewaskan 12 Orang, Puluhan Korban Masih Belum Ditemukan
Dok. AP
infoluar,

Sedikitnya 12 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran hutan yang melanda Kota Los Gallardos, Andalusia, Spanyol selatan, pada Jumat (10/7/2026). Selain korban jiwa, delapan orang mengalami luka-luka dan 23 lainnya masih dinyatakan belum ditemukan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, Spanyol menjadi salah satu negara di Eropa yang beberapa waktu terakhir dilanda gelombang panas dengan suhu di wilayah selatan mencapai hampir 41 derajat Celsius.

Menteri Kesehatan Regional Andalusia, Antonio Sanz, mengatakan empat korban meninggal diduga merupakan warga negara Inggris. Dugaan tersebut didasarkan pada kendaraan yang mereka gunakan memiliki kemudi di sisi kanan, berbeda dengan kendaraan yang umum digunakan di sebagian besar negara Eropa.

Sementara itu, Presiden Regional Andalusia, Juanma Moreno, menyebut sebagian besar korban jiwa merupakan warga negara asing. Proses identifikasi terhadap para korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Antonio Sanz menjelaskan sejumlah korban diduga meninggal setelah memilih keluar melalui jalur lain yang tidak sesuai dengan rute evakuasi yang telah ditetapkan petugas. Mereka diketahui melintasi dasar sungai yang kering, yang kemudian berubah menjadi lokasi berbahaya saat kebakaran meluas.

Ia menegaskan langkah penguncian wilayah dan evakuasi menjadi cara paling aman untuk melindungi warga. Sebanyak 122 orang telah dievakuasi ke gedung teater dan pusat olahraga di sekitar lokasi.

Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mengendalikan kebakaran yang disebut sangat serius karena melanda kawasan dengan vegetasi lebat.

Api dilaporkan telah menghanguskan hampir 7.800 acre kawasan alam serta menjalar hingga ke jalan raya sehingga meningkatkan risiko bagi masyarakat yang melintas.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Keluarga Kerajaan Spanyol membatalkan acara bersulang dalam sebuah upacara di Akademi Udara dan Antariksa Umum di Murcia, tempat Putri Leonor menyelesaikan pendidikan militernya.

Dalam pidatonya, Raja Felipe mengajak seluruh hadirin mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban kebakaran.

Sebelumnya, pihak Kerajaan Spanyol juga menyampaikan belasungkawa melalui media sosial.

“Kami menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga serta orang-orang terdekat para korban meninggal dunia, juga kepada seluruh pihak yang terdampak. Kami turut menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada layanan darurat serta semua pihak yang terus bekerja secara profesional dan penuh dedikasi dalam menangani situasi ini,” demikian pernyataan Kerajaan Spanyol.

Belum ada komentar