Sebuah kecelakaan tragis mengguncang kota Milan pada Jumat ketika sebuah trem keluar jalur dan menghantam bangunan di kawasan pusat kota. Insiden tersebut menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya, memicu penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kejadian yang mengejutkan warga setempat.
Kronologi Kecelakaan Trem di Milan
Di kutip dari theguardian, kecelakaan kecelakaan trem ini terjadi saat kendaraan rel tersebut tergelincir sebelum akhirnya menabrak sebuah gedung. Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, menyampaikan kepada wartawan di lokasi bahwa satu korban tewas tertabrak saat trem keluar jalur, sementara korban lainnya merupakan penumpang di dalam trem.
Petugas pemadam kebakaran segera mengevakuasi korban dan membungkus penumpang yang mengalami syok dengan selimut darurat. Ambulans dikerahkan untuk membawa korban luka serius ke rumah sakit terdekat. Total 38 orang dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Investigasi Awal dan Dugaan Kelalaian
Penyelidikan terkait investigasi kecelakaan masih berlangsung. Berdasarkan laporan media setempat, investigasi awal mengindikasikan bahwa pengemudi diduga tidak mengaktifkan saklar jalur dan sempat melewati pemberhentian terakhir sebelum insiden terjadi.
Wali Kota Sala menegaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada faktor manusia. “Sepertinya ini bukan masalah teknis, tetapi ada hubungannya dengan pengemudi,” ujarnya. Namun hingga kini, pihak berwenang belum menyimpulkan penyebab final kecelakaan tersebut.
Jaksa Marcello Viola yang memimpin penyelidikan menyatakan bahwa dampak tabrakan terhadap gedung tersebut sangat menghancurkan. Struktur bangunan mengalami kerusakan signifikan akibat hantaman trem.
Kesaksian Mengerikan dari Lokasi Kejadian
Sejumlah saksi mata menggambarkan situasi yang mencekam. Valerio Gaglione mengatakan kepada AFP bahwa ada seorang pria yang terjebak di bawah trem dengan lengannya terjepit. Ia juga menyebut banyak penumpang terluka di dalam trem, termasuk seorang pria lanjut usia yang berlumuran darah.
Seorang saksi lain bernama Anna mengaku mendengar ledakan keras dari kantornya yang berada tak jauh dari lokasi. Ia melihat bagian trem masuk ke dalam sebuah toko setelah menabrak bangunan tersebut.
Penumpang lain yang berbicara kepada kantor berita ANSA mengatakan dirinya sempat mengira terjadi gempa bumi. “Saya duduk lalu terlempar ke lantai bersama penumpang lainnya. Itu sangat mengerikan,” ujarnya.
Duka dan Respons Pemerintah Italia
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Pemerintah memastikan akan mendukung penuh proses penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan dan mencegah insiden serupa terulang.
Salah satu korban tewas dilaporkan merupakan warga Italia berusia 60-an, sementara korban lainnya adalah warga negara asing yang tinggal di Milan.
Milan di Tengah Sorotan Dunia
Kecelakaan ini terjadi ketika kota Milan tengah menjadi pusat perhatian internasional. Kota tersebut baru saja menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026 dan bersiap menyelenggarakan Paralimpiade. Selain itu, Milan juga sedang menggelar pekan mode tahunan yang menarik perhatian global.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah trem melaju melebihi batas kecepatan 50 kilometer per jam yang berlaku. Otoritas transportasi setempat masih melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem operasional dan prosedur keselamatan.

Belum ada komentar