Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Air Canada Tabrak Truk Pemadam

Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Air Canada Tabrak Truk Pemadam
Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Air Canada Tabrak Truk Pemadam. Foto: APNews
infoluar,

Penyelidikan kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat Air Canada dan truk pemadam di Bandara LaGuardia, New York, kini menyoroti peran pengatur lalu lintas udara yang menangani beberapa situasi darurat sekaligus sebelum insiden terjadi.

Insiden yang terjadi saat pendaratan pada Minggu malam tersebut menewaskan dua pilot dan melukai sembilan orang lainnya, memicu kekhawatiran baru soal keselamatan penerbangan di Amerika Serikat.

Fokus Investigasi pada Pengatur Lalu Lintas Udara

Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) menyatakan akan mewawancarai pengatur lalu lintas udara yang bertugas saat kejadian. Ketua NTSB Jennifer Homendy menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan tidak menutup kemungkinan faktor apa pun.

Pengatur tersebut diketahui sedang menangani situasi darurat lain ketika memberikan izin pendaratan kepada pesawat Air Canada Express yang kemudian bertabrakan dengan truk pemadam.

Komunikasi antara pilot, pengatur lalu lintas udara, dan kendaraan di landasan menjadi salah satu fokus utama investigasi.

Kronologi Tabrakan di Landasan

Pesawat Air Canada Express jenis CRJ-900 yang membawa 72 penumpang dan empat awak mendarat saat truk pemadam melintas di landasan menuju pesawat lain milik United Airlines yang mengalami masalah bau menyengat di dalam kabin.

Rekaman komunikasi menunjukkan pengatur lalu lintas sempat memberikan izin kepada truk untuk melintas sebelum akhirnya berteriak “berhenti” ketika pesawat sudah mendekat.

Namun tabrakan tidak dapat dihindari. Data awal menunjukkan bahwa dalam satu jam sebelum kejadian, terdapat 51 penerbangan di bandara tersebut, jauh lebih tinggi dibanding jadwal normal.

Isu Kelelahan dan Sistem Keselamatan

Para ahli keselamatan penerbangan menilai beban kerja tinggi dan potensi kelelahan pengatur lalu lintas udara bisa menjadi faktor penting dalam insiden ini.

Meski demikian, pejabat pemerintah menyatakan bahwa Bandara LaGuardia memiliki 33 pengatur lalu lintas udara, mendekati target ideal 37 orang, dan membantah laporan bahwa petugas bekerja sendirian saat kejadian.

Insiden ini juga kembali menyoroti meningkatnya kasus pelanggaran landasan (runway incursion), yang menurut data Federal Aviation Administration meningkat signifikan dalam setahun terakhir.

Pemerintah Amerika Serikat kini kembali mendorong pendanaan tambahan sebesar US$19 miliar untuk modernisasi sistem pengaturan lalu lintas udara guna meningkatkan keselamatan penerbangan.

Sementara itu, NTSB telah mengamankan kotak hitam pesawat, termasuk perekam suara kokpit dan data penerbangan, untuk dianalisis lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Belum ada komentar